Minggu, 19 Juli 2015

Cinta Grassroot Understanding

Ilustrasi
Malam mulai larut. 2 hari yang lalu saya mendapat foto ini dari sahabat saya pengajar muda juga. Namun penugasan di muara enim sumatera selatan. Malam ini selepas silaturahmi lebaran. Melepas penat dan membuka handphone sejenak. Terus mau ngapain. Akhirnya menemukan ini photo. Lantas merenung ini lukisan kenapa buat kepikiran aja.

Ya wes akhirnya buka semacam aplikasi edit photo dan mulai berkreasi. Mau di apakan ini lukisan ? Jika hanya edit" tidak jelas. So kurang menghargai yg membuat. Sebenarnya edit juga tidak menghargai juga. Karena belum menemukan yang membuat saya mohon maaf terlebih dahulu karena mengedit ini lukisan ini.


Baiklah kita mulai pertama saya membuat tulisan terlebih dahulu tentang Cinta Grassroot Understanding feeeuhh berat banget bahasanya. Udah cinta, grassroot dan understanding lagi. Pertamakali mengenal istilah grassroot ini pada saat mendapat materi dari bapak menteri pendidikan kita. Bapak Anies. Arti dari kata tersebut sederhananya grassroot itu akar rumput dan understanding itu pemahaman. Jadi grassroot understanding itu pemahaman akar rumput. 
Terus hubungan dengan cinta apa ? Hubungan sangat erat sekali, namun tidak akan dijelaskan secara gamblang disini. Takut semacam kode jadinya. Iya sederhananya cinta itu bisa kepada siapa pun. Ayah, ibu, kakak, adik dan saudara. Namun konteks kali ini adalah cinta dua insan ciptaan Allah SWT. Tentunya laki - laki dan Perempuan. 
Hubungan ini cinta ini terkadang banyak faktor yg menyebabkan timbul cinta itu. Kebanyakan karena parasnya. Dan ada juga agamanya. Bahkan ada karena kekayaannya. Ya kekayaan orang tua wanita. Namun kali ini bertambah satu indikator untuk timbul rasa cinta itu yaitu grassroot understandingnya. Ya grassroot ini semacam pemahaman namun bukan ideologi. Karena jelas untuk membangun sebuah hubungan harus ada kesamaan ideologi bahkan kalau bisa satu visi dan misi mantab bener ini membangun cinta atau membangun organisasi. :) Toh menurut saya ada kesaaman antara membangun organisasi dan membangun cinta. Jika organisasi itu satu visi dan misi kita maka kita akan sangat senang membangunnya. 
Begitu juga dengan membangun cinta. Nah jika calon kita udah sama dengan grassroot understanding kita maka tak usah repot kita akan mudah menjalani semua kedepannya yang ada positif aja. Bahkan bisa pake metode apreciative inquiry di singkat AI. AI ini sejenis apa ya barangkali ada yg menyebutnya semacam kue bika ambon atau semacam rendang yg jika melihatnya tidak pernah negatif. Selalu memandangnya positif. Ya iyalah yg di pandangkan makanan. Nah AI menurut saya hanya sebuah tools untuk mencapai sesuatu atau menyelesaikan sesuatu dari sisi positifnya. Bukan dari negatifnya masalah. Ini udah kayak kuliah aja. Kembali membangun cinta. Nah itulah yg menyebabkan munculnya tulisan cinta grassroot understanding. Itu alasan sederhananya. Yang jelasnya barangkali nanti akan dijelaskan lebih rinci. Bersambung
Kapuas Hulu 20 Juli 2015

0 komentar:

Posting Komentar