Senin, 13 Juli 2015

Anak Hulu Sungai Kapuas keluar Negeri

Niko (Belakang)  dan Terra (depan) sedang Memperagakan Waterhole
Namanya Nikomindus berasal dari sebuah desa yang paling ujung di hulu sungai kapuas, tepatnya desa Bungan Jaya Nanga Bungan Kapuas Hulu, Ia bersekolah di SDN 17 Nanga Bungan yang jauh dari pusat kota namun tidak menghalanginya untuk berprestasi, Prestasi Niko tidak kalah dari anak yang sekolah di kota dengan segala fasilitas dan kenyamanannya.


Ia dan Terra adalah salah satu pemenang Kalbe Junior Scientist Award 2013(KJSA 2013) dari 665 karya yang masuk dari seluruh indonesia kategori teknologi terapan yang berkesempatan mengunjungi Singapore Science Center prestasi yang mengharumkan, anak sungai hulu sungai kapuas keluar negeri, Ia sendiri mungkin belum pernah bermimpi bisa keluar negeri, melihat jakarta mungkin tidak pernah terbayangkan oleh mereka,tapi Niko membuktikan bahwa anak hulu sungai kapuas bisa bersaing dengan anak indonesia lainnya dan bisa sampai keluar negeri.

Teknologi terapannya adalah lubang di perahu atau mereka sebut waterhole dimana lubang tersebut berfungsi mengeluarkan air dari dalam perahu. karena Nanga Bungan hanya bisa di tempuh dengan melalui sungai kapuas. dan perahu sebagai kendaraan transportasi utama, pada saat menggunakan perahu terkadang air dari sungai masuk kedalam perahu dan untuk mengeluarkan kita bisa menimba airnya pada umumnya tapi kegiatan tersebut cukup menghabiskan energi. Dengan adanya waterhole ini memudahkan kita untuk mengeluarkan airnya tanpa harus menghabiskan energi, hanya mengandalakan kedalam perahu dan kecepatan perahu. ide sederhana tapi memberikan konstribusi besar dan mengantarkannya sebagai juara KJSA 2013 setelah menyelesaikan pendidikan dasar.

Ia pun melanjutkan sekolah menengah pertama di kabupaten yang jarak tempuh bisa mencapai 6 - 9 jam dengan perahu namun tidak menghentikan langkahnya untuk meraih pendidikan yang lebih baik. dan niko kini terpilih dalam program Anak Sabang Merauke Bitch 3, Niko satu - satunya anak yang mewakili kalimantan Barat untuk mengikuti program tersebut, satu prestasi lagi ditorehkan oleh anak hulu sungai kapuas.

Teruslah nak teruslah belajar dan bermimpi, jangan pernah takut untuk bermimpi karena mimpi itu gratis,tuliskan mimpi - mimpi itu dan gantung setinggi - tingginya di langit. agar mimpi itu dekat dengan sang pencipta.tidak ada yang tidak mungkin didunia ini termasuk impian dan cita - cita

                                                                                                      Nanga Bungan Kapuas Hulu 

0 komentar:

Posting Komentar