Masa transisi ini
seperti Unsur transisi di sistem priodik kimia, dimana transisi itu
disebut sebagai masa peralihan kalau dalam kimia itu unsur transisi yang
memiliki kulit d dan f dimana mereka belum terisi penuh maka ada
elektron yang berpindah kulit untuk mencapai kestabilan begitu juga
dikehidupan ini. masa transisi itu terjadi dimana masa peralihan dari
SMP ke SMA yang luar biasa dahysat dimana jika pada peralihan ini tidak
terjadi dengan sempurna maka hasinyanya akan sungguh mengenaskan banyak
yang coba - coba, dari coba - coba narkoba sampai coba - coba pergaulan
bebas, ibaratnya elektron ini bingung mau ngisi kotak yg kosong mana
sehingga jika mengarahkan ke kotak yang baik maka hasilnya stabil dan
baik, masa transisi SMP ke SMA tidak begitu dahsyat yang lebih dahsyat
yaitu masa transisi SMA menuju bangku Kuliah.
masa ini lebih dahsyat
lagi dimana coba - cobanya lebih banyak, coba berpakaian ala artis ya
maaf baju dan celana adeknya yang dipake sehingga untuk berjalan dan
bernafas aja sulit "menurut saya" g tau yang make apakah merasa seperti
yang saya bilang, dah bahkan mereka banyak tidak mampu melewati masa
transisi ini dimana banyak yang berhenti tidak lanjut karena udah punya
anak "ups... maaf mungkin salah satunya . dan masa transisi ini lebih
berbahaya lagi dimana banyak coba - coba mengikuti gaya anak orang kaya
dengan berbagai aksesoris mahal, kerjaan ke mall shooping sedangkan
bapak ibunya kerja mati matian dirumah untuk membiayai kuliahnya #eh
maaf ini sebuah realita, dan bahkan yang membuat hati ini miris adalah
menempuh jalan yang sungguh tidak baik alias jelek, ya sebut saja jadi
ayam kampus, dan bahkan ada yang jadi distributornya alias kurcaci atau
germo secara online baru - baru ini #eh maaf sekali lagi ya tapi ini
realita, tapi g semuanya teman - teman menempuh jalan seperti itu. dan
masa peralihan antara SMA dan Kampus ini luar biasa dimana kampus itu
merupakan suatu lembaga yang luar biasa besar berbagai macam jenis
ideologi dan pemikiran di kampus itu ada, banyak yang ikut dengan
ideologi ini dan ideologi itu, pemikiran ini dan pemikiran itu, tapi
yang ditakutkan adalah mereka mengalami ideologi dan pemikiran yang
salah itu sangat berbahay. dan ada juga masa transisi ini mengambil aman
dimana mereka ingin bersikap netral tidak ikut ideologi manapun atau
pemikiran apapun pokoknya fokus kuliah dan tamat cepat,#nah kalau yang
ini lumayan bagus juga, nah apakah tidak ada transisi atau peralihan ke
yang lebih baik, sebenernya ada dan banyak namun masa transisi ini dalam
frame berfikir mereka adalah ingin coba - coba, sperti dalam ilmu
matematika try and error nah ini bahaya dimana jika kita try / mencoba
dan error atau rusak maka susah akan kembalinya karena kita manusia
berbeda hal dengan rumus dan angka yang bisa dengan mudah kita hapus
kita rubah dan kita ganti, karena kehidupan tidak semudah mencari nilai
faktor x yang bisa kita hitung.
nah jadi apa solusinya ? solusinya
sangat mudah buat elektron tersebut menempati kotak yang benar dan aka
setabil, dimana jika mengalami transisi perpindahan ke suatu hal yang
lebih baik maka hidup akan merasa tenang karena kebaikan yang kita
lakukan,namun tidak semuanya dapat menerima pindah ke transisi yang
lebih baik karena banyak yang saya temui bahwa mengatakan saya ingin
bebas dan tidak ingin dikenkang atau diatur, namun kenyataan tidak
seperti itu teman, kita hidup ini penuh dengan aturan, baik itu aturan
agama, hukum, budaya dan sosial yang selalu mengikat kita sebagai
manusia, lalu kenapa kita takut untuk menjalankannya santai aja dalam
menjalankannya dinikmati aja hari - hari itu maka akan indah pada
waktunya, nah banyak sekali yang mengarahkan elektron untuk baik
dikampus begitu banyak organisasi Rohani islam yang bergerak dalam
mengajak orang dalam kebaikan dan sama memperbaiki diri kita dan teman -
teman disekitar kita , namun banyak juga yang tidak suka dengan
berbagai alasan dan kepentingan bahkan ada media yang cukup terkenal
memberitakan bahwa Rohis itu sarang teroris dan itu ucapan tidak dengan
fakta atau bukti, dan itu cukup membuat saya berfikir bahwa umat islam,
bangsa indonesia dan bangsa timur sengaja dijauhkan dengan agama agar
generasi - generasinya rusak secara moral dan etika agar kita hancur
dengan kebebasan yang didengungkan barat dan eropa, karena apa generasi
muda inilah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ini, nah
kalau generasi muda bangsa ini sudah rusak lalu bangsa ini berharap
dengan siapa lagi. saat ini generasi muda bangsa indonesia agar berfikir
jernih dan cerdas dalam melihat sesuatu lihat dari berbagai komponen
dan aspek sehingga kita tidak melihat dengan hanya satu sisi saja.
nah
itu tadi masa transisi SMA ke Kampus nah yang ketiga masa transisi
Kampus dengan dunia nyata ini lebih berat lagi bahkan ada yang tidak
mampu melewatinya di mana banyak yang salah jalan dengan berbagai macam
pergaulannya sehingga ada yang tidak bisa bayar SPP karena bermain Game
itu nyata teman dan ada juga terpaksa ada yang menikah karena kecelakann
dan tapi ada juga yang menikah karena dipersiapkan dimana kebanyak
mereka nikah tanpa pacaran dan tiba – tiba langsung nikah kebanyakan
berita bisa membuat orang cetar membahan karena terkejut dimana kok bisa
ya si fulan dapat sifulana, nah itu dia yang menarik di kampus dimana
teman – teman mau menikah Karena dipersiapkan dan ada juga menikah
karena kecelakaan :D. . ada yang mau menjadi baik dan ada juga yang
menolak menjadi baik.
Masa transisi ketiga ini kebanyakan
dibingungkan jika lulus mau jadi apa , atau galau karena judul
skripsinya ditolak terus sama pembimbing skripsinya dan bahkan ada yang
menikmati kuliah karena ada yang menyibukkan mereka dengan hal lain ada
yang positif dan ada yang negative, positifnya mudah saja dimasa kuliah
udah punya usaha sangking asiknya ngurus usahanya, itu positif menurut
saya, kalau negative g usah ya entar, mindset kita jadi negative terus.
Dan
ada juga karena udah habis mata kuliah bingung mau ngapain, ikut
organisasi kagak, jadi nya seperti lagu alm mbah surip, bangun tidur ,
tidur lagi, itulah setiap harinya. Masa transisi terakhir ini bahaya
karena peralihan dari seorang mahasiswa yang memiliki idealism menuju
dunia nyata yang penuh dengan gelombang penghancuran idealisme jika
tidak mampu konsisten mempertahankan idealismenya. Dan bahkan yg
berharap pekerjaannya satu yaitu PNS, idih sampai menyuap ratusan juta,
kalau saya sih enak belikan kebun atau buka usaha ya *ayo mikir bner g
pendapat saya ini*
Dan masa transisi inilah yang patut kita cermati sebagai orang tua harus memperhatikan anaknya agar tidak berjalan dijalan yang salah, sebagai kakak juga memperhatikan adiknya, dan teman atau sahabat memperhatikan temannya untuk saling mengingatkan.
Cukup sekian catatan saya tentang masa transisi kehidupan. Ambil aja yang baik dan buang jauh – jauh yang buruk dari catatan saya ini maklum belajar menulis.
Jambi 26/02/2013
Ali Akbar Al Ayubi




0 komentar:
Posting Komentar