Rabu, 13 Maret 2013

Masa Transisi Kehidupan

Masa transisi ini seperti Unsur transisi di sistem priodik kimia, dimana transisi itu disebut sebagai masa peralihan kalau dalam kimia itu unsur transisi yang memiliki kulit d dan f dimana mereka belum terisi penuh maka ada  elektron yang berpindah kulit untuk mencapai kestabilan begitu juga dikehidupan ini. masa transisi itu terjadi dimana masa peralihan dari SMP ke SMA yang luar biasa dahysat dimana jika pada peralihan ini tidak terjadi dengan sempurna maka hasinyanya akan sungguh mengenaskan banyak yang coba - coba, dari coba - coba  narkoba sampai coba - coba pergaulan bebas, ibaratnya elektron ini bingung mau ngisi kotak yg kosong mana sehingga jika mengarahkan ke kotak yang baik maka hasilnya stabil dan baik, masa transisi SMP ke SMA tidak begitu dahsyat yang lebih dahsyat yaitu masa transisi SMA menuju bangku Kuliah. 


masa ini lebih dahsyat lagi dimana coba - cobanya lebih banyak, coba berpakaian ala artis ya maaf baju dan celana adeknya yang dipake sehingga untuk berjalan dan bernafas aja sulit "menurut saya" g tau yang make apakah merasa seperti yang saya bilang, dah bahkan mereka banyak tidak mampu melewati masa transisi ini dimana banyak yang berhenti tidak lanjut karena udah punya anak "ups... maaf mungkin salah satunya . dan masa transisi ini lebih berbahaya lagi dimana banyak coba - coba mengikuti gaya anak orang kaya dengan berbagai aksesoris mahal, kerjaan ke mall shooping sedangkan bapak ibunya kerja mati matian dirumah untuk membiayai kuliahnya #eh maaf ini sebuah realita, dan bahkan yang membuat hati ini miris adalah menempuh jalan yang sungguh tidak baik alias jelek, ya sebut saja jadi ayam kampus, dan bahkan ada yang jadi distributornya alias kurcaci atau germo secara online baru - baru ini  #eh maaf sekali lagi ya tapi ini realita, tapi g semuanya teman - teman menempuh jalan seperti itu. dan masa peralihan antara SMA dan Kampus ini luar biasa dimana kampus itu merupakan suatu lembaga yang luar biasa besar berbagai macam jenis ideologi dan pemikiran di kampus itu ada, banyak yang ikut dengan ideologi ini dan ideologi itu, pemikiran ini dan pemikiran itu, tapi yang ditakutkan adalah mereka mengalami ideologi dan pemikiran yang salah itu sangat berbahay. dan ada juga masa transisi ini mengambil aman dimana mereka ingin bersikap netral tidak ikut ideologi manapun atau pemikiran apapun pokoknya fokus kuliah dan tamat cepat,#nah kalau yang ini lumayan bagus juga, nah apakah tidak ada transisi atau peralihan ke yang lebih baik, sebenernya ada dan banyak namun masa transisi ini dalam frame berfikir mereka adalah ingin coba - coba, sperti dalam ilmu matematika try and error nah ini bahaya dimana jika kita try / mencoba dan error atau rusak maka susah akan kembalinya karena kita manusia berbeda hal dengan rumus dan angka yang bisa dengan mudah kita hapus kita rubah dan kita ganti, karena kehidupan tidak semudah mencari nilai faktor x yang bisa kita hitung. 

nah jadi apa solusinya ? solusinya sangat mudah buat elektron tersebut menempati kotak yang benar dan aka setabil, dimana jika mengalami transisi perpindahan ke suatu hal yang lebih baik maka hidup akan merasa tenang karena kebaikan yang kita lakukan,namun tidak semuanya dapat menerima pindah ke transisi yang lebih baik karena banyak yang saya temui bahwa mengatakan saya ingin bebas dan tidak ingin dikenkang atau diatur, namun  kenyataan tidak seperti itu teman, kita hidup ini penuh dengan aturan, baik itu aturan agama, hukum, budaya dan sosial yang selalu mengikat kita sebagai manusia, lalu kenapa kita takut untuk menjalankannya santai aja dalam menjalankannya dinikmati aja hari - hari itu maka akan indah pada waktunya, nah banyak sekali yang mengarahkan elektron untuk baik dikampus begitu banyak organisasi Rohani islam yang bergerak dalam mengajak orang dalam kebaikan dan sama memperbaiki diri kita dan teman - teman disekitar kita , namun banyak juga yang tidak suka dengan berbagai alasan dan kepentingan bahkan ada media yang cukup terkenal memberitakan bahwa Rohis itu sarang teroris  dan itu ucapan tidak dengan fakta atau bukti, dan itu cukup membuat saya berfikir bahwa umat islam, bangsa indonesia dan bangsa timur sengaja dijauhkan dengan agama agar generasi - generasinya rusak secara moral dan etika agar kita hancur dengan kebebasan yang didengungkan barat dan eropa, karena apa generasi muda inilah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ini, nah kalau generasi muda bangsa ini sudah rusak lalu bangsa ini berharap dengan siapa lagi. saat ini generasi muda bangsa indonesia agar berfikir jernih dan cerdas dalam melihat sesuatu lihat dari berbagai komponen dan aspek sehingga kita tidak melihat dengan hanya satu sisi saja.

nah itu tadi masa transisi SMA ke Kampus  nah yang ketiga masa transisi Kampus dengan dunia nyata ini lebih berat lagi bahkan ada yang tidak mampu melewatinya di mana banyak yang salah jalan dengan berbagai macam pergaulannya sehingga ada yang tidak bisa bayar SPP karena bermain Game itu nyata teman dan ada juga terpaksa ada yang menikah karena kecelakann dan tapi ada juga yang menikah karena dipersiapkan dimana kebanyak mereka nikah tanpa pacaran dan tiba – tiba langsung nikah kebanyakan berita bisa membuat orang cetar membahan karena terkejut dimana kok bisa ya si fulan dapat sifulana, nah itu dia yang menarik di kampus dimana teman – teman mau menikah Karena dipersiapkan dan ada juga menikah karena kecelakaan :D. . ada yang mau menjadi baik dan ada juga yang menolak menjadi baik.

Masa transisi ketiga ini kebanyakan dibingungkan jika lulus mau jadi apa , atau galau karena judul skripsinya ditolak terus sama pembimbing skripsinya dan bahkan ada yang menikmati kuliah karena ada yang menyibukkan mereka dengan hal lain ada yang positif dan ada yang negative, positifnya mudah saja dimasa kuliah udah punya usaha sangking asiknya ngurus usahanya, itu positif menurut saya, kalau negative g usah ya entar, mindset kita jadi negative terus.

Dan ada juga karena udah habis mata kuliah bingung mau ngapain, ikut organisasi kagak, jadi nya seperti lagu alm mbah surip, bangun tidur , tidur lagi, itulah setiap harinya. Masa transisi terakhir ini bahaya karena peralihan dari seorang mahasiswa yang memiliki idealism menuju dunia nyata yang penuh dengan gelombang penghancuran idealisme jika tidak mampu konsisten mempertahankan idealismenya. Dan bahkan yg berharap pekerjaannya satu yaitu PNS, idih sampai menyuap ratusan juta, kalau saya sih enak belikan kebun atau buka usaha ya *ayo mikir bner g pendapat saya ini*

Dan masa transisi inilah yang patut kita cermati sebagai orang tua harus memperhatikan anaknya agar tidak berjalan dijalan yang salah, sebagai kakak juga memperhatikan adiknya, dan teman atau sahabat memperhatikan temannya untuk saling mengingatkan.

Cukup sekian catatan saya tentang masa transisi kehidupan. Ambil aja yang baik dan buang jauh – jauh yang buruk dari catatan saya ini maklum belajar menulis.

Jambi 26/02/2013
Ali Akbar Al Ayubi

0 komentar:

Posting Komentar