Rabu, 19 Juni 2013

Biokimia Siklus asam sitrat ( TCA )



TCA
(Tricarboxylic Acid )

 
            Respirasi sel terjadi dalam tiga tahapan penting yaitu :
1.         Molekul bahan organik dioksidasi menghasilkan gugus asetil dari asetil koenzim
2.         Gugus asetil ini masuk ke dalam siklus asam sitrat yang akan menguraikan
            molekul secara enzimatik , menghasilkan atom hidrogen berenergi tinggi  , dan
            membebaskan CO2 produk oksidasi akhir bahan bakar organik tersebut
3.         Atom Hidrogen dipisahkan menjadi proton dan elektron berenergi tinggi yang
            dipindahkan menuju molekul oksigen dan tereduksi menjadi H2O.

1.1       Munculnya Pemikiran Mengenai Siklus Asam Sitrat
            Siklus Asam Sitrat pertama-tama dikemukakan sebagai lintas oksidasi piruvat di dalam jaringan hewan pada tahun 1937 oleh Hans Krebs. Pemikiran ini mengilhaminya saat penelitian mengenai pengaruh anion dari berbagai jenis asam organik terhadap konsumsi oksigen oleh suspensi cacahan otot dada burung merpati yang mengoksidasi piruvat. Sebelumnya , peneliti menyebutkan ada 4 asam organik dikarboksilat yang ada dalam jaringan hewan yaitu suksinat , fumarat , malat , dan asam oksaloasetat yang merangsang konsumsi oksigen di otot.


            Setelah itu, Krebs mengamati bahwa malat , penghambat kompetitif spesifik bagi dehidrogenase suksinat menghambat penggunaan piruvat secara aerobik tanpa tergantung pada jenis asam organik lain sehingga disebut sebagai komponen esensial dalam reaksi enzimatik yang terlibat dalam oksidasi piruvat. Krebs pun menemukan bahwa jika malat digunakan untuk menghambat pemakaian piruvat secara aerobik , akan terjadi penumpukan sitrat , α-ketoglutarat , dan suksinat dalam medium suspensi.

            Krebs akhirnya menyimpulkan bahwa asam tri- dan dikarboksilat aktif di atas jika disusun dalam suatu urutan kimia secara logis dan tiap tahapannya merupakan pengubah-
an kimiawi sederhana yang dikatalisis oleh suatu enzim spesifik serta inkubasi oksaloasetat dengan hancurnya jaringan otot yang mengakibatkan penumpukan. Pada bagian inilah Krebs menyatakan bahwa urutan ini berfungsi dalam suatu bentuk lingkaran , bukan dengan cara linear . Reaksi Hipotesis Krebs adalah :

                                    Piruvat  + oksaloasetat                  Sitrat  + CO2
            Teori Siklus Asam Sitrat ini dikemukakan oleh Krebs sebagai lintas utama bagi oksidasi karbohidrat di dalam otot. Tetapi, setelah penemuannya, asam sitrat telah berfungsi praktis dalam semua jaringan hewan dan tanaman tingkat tinggi serta mikroorganisme aerobik.
untuk lebih lengkapnya bisa dilihat Disini

0 komentar:

Posting Komentar