Rabu, 25 April 2012

Surat untuk anak ku

Teruntuk anakku yang sedang menuntut ilmu, sebelumnya ibu minta maaf seandainya kedatangan surat ini ,mengganggu aktifitasmu anakku, barangkali kedatangan surat ini membubarkan konsentrasi belajarmu, Anakku tadi malam ibu teringat akan dirimu, teringat akan wajah, anak yang telah ibu lahirkan, anak yang paling ibu cintai, anak yang sebenarnya ibu tidak akan pernah menginginkan untuk berpisah denganmu, tetapi anakku, karena ibu mempunyia harapan besar agar anak ibu kelak menjadi anak yang berilmu, anak yang mempunyai manffat bagi umat dan bangsa ini. Biarlah ibu tahan rasa kangen ibu untuk selalu berada didekatmu, untuk terus dapat membelai rambutmu, biarlah…. Kaena ibu sangat berharap anak ibu akan menjadi anak yang sholeh,,, Anakku, ibu sangat berharap kalau engkau kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah ketika dewasa kelak, anakku pada secarik kertas ini ibu hanya ingin berpesan, belajarlah dengan baik, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, selalulah berusaha mendekatkan diri kepada Allah, tingkatkanlah ibadah kepada –Nya, laksanakanlah apa yang telah Allah perintahkan, Anakku, mungkin surat ini adalah surat yang terakhir yang dapat ibu tuliskan untuk mu anakku, karena ketika engkau membaca surat ini insya Allah ibu sudah tenang disisi Rabb yang telah menciptakan semesta alam ini, Rabb yang telah mengkaruniakan ibu anak yang baik, anak yang sholeh, anakku , ibu minta maaf. Maafkan ibu ya anakku karena ibu tidak dapat menghantarkanmu sampai engkau dewasa, ibu minta maaf karena tidak bisa mengantarkan engkau hingga engkau berhasil. Maafkan ibu ya nak, Anakku, ibu juga minta maaf kalau ibu tidak bisa memberikan kepadamu, seperti yang engkau inginkan, tidak bisa menjadi ibu yang dapat engkau banggakan, tidak bisa menjadi ibu layak seperti ibu-ibu yang lain. Maafkan ibu ya nak. Anakku, ibu selalu berharap agar anak ibu adalah anak yang soleh yang selalu mendoakan orang tuanya, Anakku ibu juga berpesan kepada mu, ibu mohon, agar engkau menjaga adik-adikmu, jaga ayah juga ya nak, ayah sudah semakin tua, jaga mereka, patuhi ayahmu,

0 komentar:

Posting Komentar