Brokoli, atau “Brocollo” (sebutan di Italia di mana sayuran tersebut pertama dibudidayakan), merupakan salah satu “superfoods” dinilai dari manfaatnya untuk kesehatan kita.
Manfaat kesehatan dari brokoli telah didokumentasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition, Journal of American Medical Association, dan Sekolah Kesehatan Umum Harvard ketika mereka mengutip manfaat kesehatan dari brokoli terutama dalam melawan kanker kolon (colon cancer) dan meminimalkan katarak pada mata. Brokoli menyediakan sejumlah besar vitamin C, yang membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, mencegah perkembangan katarak, dan juga meringankan gejala flu biasa.
Asam folat dalam brokoli sangat penting sebagai nutrisi bagi otak dan pertumbuhan sel-sel tubuh, oleh sebab itu ibu hamil sangat disarankan mengkonsumsi asam folat untuk mejaga pertumbuhan calon bayi dalam kandungan selama kehamilan. Mineral Kalium dalam brokoli membantu melawan tekanan darah tinggi, sementara sejumlah besar kalsium membantu mencegah osteoporosis. Sayuran ini juga kaya serat, yang meningkatkan saluran gastrointestinal (GI), serta bertujuan untuk mengurangi kadar kolesterol darah.
Selain itu, manfaat kesehatan dari brokoli telah dikaitkan dengan mencegah dan mengendalikan masalah kesehatan berikut: penyakit Alzheimer, diabetes, kekurangan kalsium, perut dan kanker usus besar, tumor ganas, kanker paru-paru, penyakit jantung, arthritis, dan bahkan proses penuaan.
Sebuah studi perempuan Singapura yang terkena tingkat pencemaran yang sangat tinggi menunjukkan penurunan 30% dalam risiko terkena kanker paru-paru (untuk non-perokok) hanya karena manfaat kesehatan dari brokoli dan sayuran lainnya. Studi yang sama juga menunjukkan bahwa manfaat kesehatan dari brokoli dan sayuran lain bisa mengurangi hingga 69% kemungkinan terkena kanker paru (bagi perokok).
Nutrisi aktif dalam brokoli yang sangat berguna untuk kesehatan kita antara lain:
1. Isothiocyanates: Pencegahan Kanker Umum
Isothiocyanates senyawa aktif yang menurut Dr.Paul Talalay dari Johns Hopkins University of Medicine di Baltimore, Maryland, bertanggung jawab untuk merangsang produksi zat yang berfungsi melawan sel-sel kanker. Bahkan senyawa aktif ini bisa mencegah sel kanker tumbuh sebelum menyerang tubuh manusia.
2. Phytonutrients (Fitonutrien)
Wanita bisa mendapatkan keuntungan dari brokoli dalam makanan mereka karena mengandung fitonutrien yang membantu dalam pencegahan kanker payudara. Kandungan fitonutrisi pada brokoli, khususnya indoles dan sulforaphane membantu dalam penonaktifan hydroxysterone, suatu metabolit estrogen yang mendorong pertumbuhan tumor pada sel payudara yang sensitif terhadap estrogen. Indoles meningkatkan tingkat estrogen yang melindungi tubuh dari kanker. Sulforaphane, di sisi lain, meningkatkan enzim yang membantu tubuh mengeluarkan zat racun karsinogenik (penyebab kanker) dan bahkan memberikan perlindungan kepada orang-orang dengan gen yang rentan terhadap kanker usus besar.
3. Glutathione: Antioksidan dan Sintesis DNA
Brokoli mengandung nutrisi glutathione yang membantu dalam metabolisme nutrisi dan regulasi sel. Beberapa orang mengkonsumsi glutathione dalam bentuk suplemen sintetik tetapi manfaatnya tidak mungkin sama efektifnya dengan bahan alami yang ditemukan dalam brokoli, yang merupakan antioksidan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.
4. Vitamin C & Beta Carotene (pro-VitaminA)
Vitamin C dan beta karoten alamiah sangat mudah diserap dan digunakan tubuh, sehingga anda dapat merasakan manfaatnya segera. Kedua vitamin ini penting untuk menjaga kesehatan kulit, mata, dan merupakan antioksidan untuk mengeluarkan racun-racun tubuh akibat polusi.
Sebagai kesimpulan, diantara penyakit yang dapat dicegah atau disembuhkan karena manfaat nutrisi dari brokoli adalah:
Kanker payudara
Kanker Colon
Perut tumor
Kanker paru-paru
Kanker kandung kemih
Kanker ovarium
Kanker prostat
Begitu banyak manfaat brokoli, tidak heran sekarang sayuran ini dikonsumsi di seluruh dunia. Manfaat brokoli terbaik bila dimakan segar/ mentah (biasa di jus dengan blender). Bilamana ingin memasak brokoli, disarankan dengan mengkukus / steam dengan temperature tidak terlalu panas agar kandungan nutrisi nya tidak banyak yang hilang.
Kamis, 21 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar